Cari data di web ini

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Iklan Hubungi (021)27101381


Informasi berita tentang wisata kuliner di seluruh Indonesia - Kontak Redaksi: (021)271.01.381 - (021)606.36235, Hotline: 08787.882.1248 - 081.385.386.583

Tampilkan postingan dengan label Aneka Soto. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Aneka Soto. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 September 2010

Soto Marmer Perumnas Klender

SOTO LEZAT SESUNGGUHNYA
HARGA MURAH SEWAJARNYA


Perumnas Klender - bukankelanakuliner.com
USAHA bisa dimulai dari hobi atau bisa juga diawali dengan membuka jaringan pertemanan dalam kelompok. Biasanya usaha yang bermodalkan jaringan memang mempunyai ketahanan yang lebih besar di saat krisis usaha sedang melanda. Sementara menjaga hubungan komunikasi dengan jaringan sebagai satu keharusan yang bisa melanggengkan usaha dengan segala bentuknya. Demikian pula usaha kuliner yang akan kita bahas kali ini.

Adalah sebuah warung makan sederhana yang dimulai dengan membuka jaringan kuat dan menemui bentuknya di kala terakhir perjalanan menuju kesuksesan. RM Soto Mawar Merah atau yang lebih dikenal dengan Soto Marmer ini memulai dengan cara itu. Sang pengusaha, H. Arta Indra, memulai usaha resto ini dari beragam jenis usaha yang berhubungan dengan bahan baku resto sederhana yang baru berjalan tak lebih dari 6 bulan ini. H. Arta Indra sendiri sudah memiliki usaha jual beli kambing Qurban semenjak belasan tahun yang lalu.


PROMOSI DISKON YANG EFEKTIF MEMBANGUN MERK
Dengan sedikit promosi sederhana, kini RM Soto marmer ramai dikunjungi pelanggannya hingga malam hari. Apa dan bagaimana rahasia suksesnya Soto marmer, bisa kita bahas kemudian. Sekarang ini adalah tugas saya mencicipi bagaimana rasa lezanya Soto Marmer yang menyajikan beraneka jenis soto asli nusantara ini.

Soto Mie Bogor dan Soto Kaki Sapi pesanan saya ternyata disajikan dalam waktu kurang dari 3 menit. Keduanya sudah tersaji di meja saya, sesaat setelah saya berbincang-bincang dengan mas Dede, penanggung jawab rumah makan Soto marmer yang berlokasi di jalan Raya Mawar Merah dekat Simpang Tiga Malaka Pondok Kopi depan STM dan ITBU (Institut Teknologi Budi Utomo).

"RM Soto Mawar Merah yang berdiri sejak Mei 2010 ini memang baru saja meluncurkan program promosi berupa brosur yang menawarkan aneka soto dengan setengah harga." ungkap sang manajer, Dede.

Lelaki kelahiran Jakarta tanggal 12 Juni 1974 ini menambahkan, "Selama sehari penuh, Soto Marmer memberikan diskon 50% dan akibatnya banyak sekali pengunjung yang berkunjung untuk mencicipi beraneka jenis soto dengan harga cuma Rp 3.000,-" Bisa dibayangkan tempat yang mampu menampung sedikitnya 11 meja atau 44 kursi ini langsung membludak dipenuhi pengunjung. Hal itupun dirasakan hingga saat kami berkunjung.

Saya hanya bisa berseru, masya Allah kalau ramainya seperti ini, kayak apa seh rasa sotonya? jangan-jangan itu cuma blow up marketing promo aja? Rasa penasaran saya gak boleh terlalu lama, mendingan langsung saja menikmati aneka sajian sotonya.

Kebetulan sekali sang pemilik Soto Marmer adalah teman saya di SMP dan SMA, H. Arta Indra. Mengingat namanya saya jadi teringat dengan sahabat saya yang lain yang juga sukses dengan usaha kulinernya, H. Wahyu Indra Sakti Saidi, alias si Doktor bakmi Wahyu Saidi. Sepertinya H. Arta Indra ini harus mengembangkan sayap dengan mewaralabakan Soto Marmernya dan saya berharap saya lah orang yang akan membawanya ke sana. Hehehehe, inysa Allah dia mau.



Kelezatan Sajian Karena Kualitas Daging
Kelezatan Soto Marmer ternyata ada di tangan sang koki dan kualitas bahan bakunya. Karena bahan bakunya ada 2 jenis, yakni daging kambing dan daging sapi, maka yang perlu kita catat adalah bahwa semua daging adalah standar Qurban. Hmmm, ya pantas saja lah. Kualitas daging kurban kan sudah kita pahami tidak boleh begini dan tidak boleh begitu. Pokoknya harus masuk hitungan persyaratan syariah bukan?


Belum lagi didukung dengan keahlian si pembuat dan penyaji masakan yang terbilang cukup lihai. Jadi meskipun warung makan sederhana aneka soto ini baru buka enam bulan, tapi kayaknya rasa dan pelayannya memang patut diacungi jempol. Wassalam! (apaan lagi???)

Saat saya mencicipi soto kaki sapinya, saya memang berniat cuma mencicipi saja dan membungkus sisanya untuk dimakan di rumah. Tapi ternyata.... Sepertinya wangi aroma harum nan menggugah selera membuat saya tak mampu  menyisakan sedikitpun buat dibawa pulang.( rakus amat...! )


Jadi nggak perlu lagi saya gambarkan betapa nikmat dan lezat setiap sajian soto yang ada. Tinggal Anda datang berkunjung dan rasakan setiap kejutan yang bakal Anda rasakan setiap suapnya. Masya Allah rambut Anda dijamin berdiri (nggak juga seh... hiperbolis banget kali yah), maksud saya, lidah Anda akan berkemerecap saking nikmat dan begitu terasa gurihnya soto, ditambah lagi nuansa qurban yang begitu terasa.


Jadi Anda seperti sedang makan soto daging dengan atmosfer suasana berkahnya iedul qurban. Gak percaya? Datang aja langsung ke RM Soto Marmer atau hubungi mas Dede di telp (021) 688.12179 atau (021) 68191655.


Editor : Sidik Rizal - kulinerkuliner.com
Fotografer : Aris Margiyantoro - properti-properti-indonesia.blogspot.com

Kamis, 24 Juni 2010

Bofet Martabak Kubang - Pondok Kelapa

Pernah Mencoba Soto Belut Pertama di Indonesia?

Pondok Kelapa - www.profilusaha.blogspot.com
Menjelajahi dunia kuliner kayaknya nggak ada yang paling istimewa kecuali mendapatkan satu menu baru yang bukan saja bikin kita penasaran, tapi juga berpetualang dengan lidah menikmati makanan yang nggak pernah kita bayangkan sebelumnya namun masih masuk dibolehkan (halal lah buat yang muslim) serta menyehatkan.
Buat kelanakuliner sendiri menjadi kebanggaan yang gimana gettoh! Bila berhasil menemukan makanan unik dan ternyata jadi sajian unggulan pada sebuah resto ternama. Apalagi resto ini adalah rumah makan yang lumayan besar serta sudah berusia puluhan tahun. Satu grup dengan Martabak Kubang yang melegenda bukan saja di kawasan Jakarta saja tapi juga di Sumatera Barat sana. Namun apakah ini sama antara Bofet Martabak Kubang dengan Resto Matabak Kubang?

Salah satu temuan baru kelanakuliner adalah Soto Belut di sebuah rumah makan yang sudah lama jadi legenda makanan populer martabak. Terus rasanya kayak apa seh Soto Belut ini? langsung aja yuk! Seporsi Soto Belut yang cuma dibandrol Rp 10.000,- ini sebenarnya adalah Soto Padang yang sudah terkenal namun ada tambahan daging belut gorengnya yang crispy (garing banget coy!) dan sedikit tunjang (daging sapi dengan tulangnya yang dicincang kasar). Kalau mau coba daging dendeng sapi juga ada. Lalu bagaimana dengan rasanya?

Wah masalah rasanya, kayaknya Soto Belut nggak kalah dengan aneka jenis soto lainnya. Kelezatan kuah soto ditambah garingnya daging belut goreng membuat sensasi baru dalam menikmati makanan kuah populer orang Indonesia ini. Lalu apakah campuran goreng belutnya ini juga bakalan populer seperti halnya merk Martabak Kubang itu sendiri?

Martabak Kubang yang berdiri sejak tahun 1970-an ini dimulai dari dua kakak beradik H. Yudi Darwis dan H. Azwir Darwis. Beberapa tahun kemudian, Hayuda (H. Yudi Darwis) berhasil dengan Resto Martabak Kubangnya. Kini RM MARTABAK KUBANG telah memiliki 4 cabang besar. Sedangkan adiknya H. Azwir Darwis yang membangun BOFET MARTABAK KUBANG sedikitnya kini telah 4 cabang di Sumatera dan terakhir di Pondok Kelapa Jakarta Timur.

Salah seorang menantu H. Azwir Darwis, yang bernama Muhammad Syukri atau kerap dipanggil Da Eri mencoba membuat menu sajian unik yang didapatnya saat Bofet Martabak Kubang buka kerjasama dengan pengusaha di daerah Bangka. Sajian unik inilah yang jadi menu baru dari aneka soto yang disajikan di Bofet Martabak Kubang Pondok Kelapa.

Kalau Soto Belut sudah menyita selera lidah saya di resto yang punya martabak telor isi daging rendang cincang. Pernah mencoba Martabak Kubang kan? Jadi nggak perlu digambarkan lagi deh betapa enaknya sajian di resto ini. Weit... tapi jangan salah Cuy...! Soto Belut cuma ada di Bofet Martabak Kubang, termasuk Nasi Goreng Nanas. Nah tambah seru lagi kan? Macam apa pula Nasi Goreng Nanasnya itu? (Ah tentang nasi goreng nanas ini kita bahas nanti saja ya!) "Di samping Martabak Kubang sebagai menu utama kami, Soto Belut kami coba sebagai sajian unik pertama yang bisa jadi pilihan," papar Da Eri kepada kelanakuliner.

Kalau Anda ingin mencoba sajian soto yang lain daripada yang lain, kayaknya Soto Belut patut untuk dicoba. Nggak usah ragu untuk mencoba... (Ah capek deh ngomongnya, mending cobain sendiri aja deh!)

Sidik Rizal - www.kelanakuliner.co.cc