Cari data di web ini

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Iklan Hubungi (021)27101381


Informasi berita tentang wisata kuliner di seluruh Indonesia - Kontak Redaksi: (021)271.01.381 - (021)606.36235, Hotline: 08787.882.1248 - 081.385.386.583

Tampilkan postingan dengan label Martabak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Martabak. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 Juni 2010

Martabak Kubang Kalimalang - Legenda Martabak Telor

Kayaknya memang baru Martabak Kubang yang bisa dibilang kakeknya martabak khas Kubang yang ada di kawasan jakarta. Meski datangnya dari Kubang, sebuah kota di sebelah barat Payakumbuh dan kota Padang, tapi tak banyak orang yang mengenal jenis martabak yang menggunakan isi daging rendang khas ala Kubang ini. Biasanya orang pada tahun 70-an mengenal martabak khas dari India dan Bangka.

Tapi siapa sangka kebanyakan martabak khas Bangka (biasanya martabak manis) berawal dari populernya martabak Kubang di kota yang konon awal terkenalnya sebutan kota martabak. Martabak telor ala Bangka memang ditengarai terpengaruh dengan martabak khas ala Kubang, yang menggunakan isi daging rendang sapi.

Sebagai catatan tersendiri martabak Kubang yang didirikan oleh sepasang kakak beradik H. Yusri Darwis atau dikenal akrab dengan panggilan Hayuda dengan adiknya H. Aswir Darwis pada awal tahun 1970-an.

Mereka memulai merk Martabak Khas Kubang (Adapun nama Hayuda adalah nama yang kemudian diberikan setelah Yusri Darwis berangkat naik haji tentunya dan sesaat setelah adiknya membuka cabang rumah makan lainnya dengan nama Bofet Martabak Kubang) di Jl. Prof M. Yamin SH. No. 138 B Padang.
Dan kemudian memulai buka warung martabak yang pertama di Jakarta tepatnya bilangan daerah Tebet Jl. Raya Dr. Saharjo, Tebet - Jakarta Selatan.
Ketika pelanggan meningkat setiap tahunnya, maka pada awal 80-an Martabak Kubang Hayuda membuka cabang berikut di Jl. Raya Kalimalang No. 14B Jakarta Timur. Justru resto Martabak Kubang Kalimalang inilah yang memicu dibukanya banyak usaha rumah makan dan terbentuknya kawasan wisata kuliner sepanjang jalur jalan Kalimalang. Tak berapa lama cabang Bandung, tepatnya Cimahi pun dibuka.
Di cabang Kalimalang inilah Hayuda mengangkat seorang anak yatim, Yas Febrianda. Bocah kelahiran Kubang 15 Juni 1973 ketika kecil sudah terbiasa berdagang jualan martabak sewaktu usianya mencapai 15 tahun. Dimana sebelumnya Yas yang ikut tinggal dengan mamaknya (sebutan akrab untuk Hayuda) samapi kelas 1 SMP. Yas pun ikut Hayuda ke Jakarta di tahun 1990-an setelah sebelumnya tinggal di Solok tahun 1989.

Setelah setahun di Jakarta barulah Yas mulai aktif bekerja di Resto Martabak Kubang mulai dari jabatan paling rendah. Hingga ia menikah di tahun 1995 dan kini ia memiliki anak serta menjadi tangan kanan kepercayaan Hayuda untuk pengelolaan Resto martabak Kubang Kalimalang. Walaupun ia masih memiliki atasan, Uda Iwan.

"Saya belajar banyak dan mengerti artinya bagaimana mengelola usaha resto martabak Kubang," papar lelaki yang tetap akan setia sampai tua di resto yang pemiliknya telah mengangkat harkat martabat dirinya semenjak jadi yatim piatu ini. Yas yang sudah menjadi yatim di usia 5 tahun dan piatu di usia 8 tahun ini setidaknya bertanggung jawab terhadap keseluruhan makanan dan sajian yang ada di Resto Martabak Kubang.

Jadi bila ada yang hendak memesan makanan untuk acara pesta pernikahan atau pesta kantoran dan lainnya bisa menghubungi saya langsung, promosi Yas kepada Kelanakuliner. Uda Yas sendiri bisa dihubungi di nomor HP Simpati yang sudah 14 tahun dimilikinya 0812.93090.72.

Martabak Kubang pun mulai membuka di daerah Depok, tepatnya di Jl. Margonda Raya No. 23 Depok, kemudian terakhir buka di Raya Serpong Km. 8 No. 25 Serpong Tangerang. Kesemua cabang itu diatur di kantor pusatnya di Kalimalang. Meskipun cabang yang kedua, tapi gedungnya merupakan yang terbesar dan representatif untuk kantor pusat Jakarta.

Untuk pengembangan usaha dan kerjasama Martabak Kubang Anda bisa menghubungi Kelana Rizal di SMS no. 081.385.386.583 atau (021) 9346.1965 dan bisa juga dengan Uda Iwan 0811.910.582 atau dengan Elvi Agus 0812.9015.064. Yang terakhir ini adalah putri Hayuda yang kini bekerja di salah satu Kantor Bakrie Group Kuningan Jakarta Selatan.

Lalu apa istimewanya jenis martabak ala kota Kubang ini? Jenis martabak yang dijual di sini ada tiga jenis yakni martabak biasa, spesial atau super. Masing-masing harganya Rp 20 ribu, Rp 28 ribu dan Rp 35 ribu. Untuk rahasia bumbunya setidaknya Yas menceritakan bahwa ada 17 rempah dan 30 an campuran sayuran yang diperlukan untuk sebuah martabak khas Subang. Khusus untuk dagingnya dibuat dari rendang cincang. Rasanya... hmmmm seperti yang jadi komentar para anak-anak... Ini martabak terenak buat anak-anak. (Kayaknya nggak berlebihan kan kalo anak-anak yang berkomentar begicu)

Belum lagi ada sajian lainnya yang tak kalah lezat yakni Roti Cane. Roti Cane khas ala Martabak Kubang ini hanya dipatok Rp 12 ribu per buahnya mempunyai kulit yang mirip pastry roti Perancis. Kok bisa? Ternyata rahasianya adalah cara bantingan adonan roti Canenya. Sewaktu sang koki membanting adonan (dough) harus cepat dalam melipatnya hingga berbentuk lonjong telor.

Roti Cane akan nikmat sekali bila dinikmati dengan saus kecap atau bisa juga dengan kari kambing/ayam, yang dipatok Rp 25 ribu. Untuk Roti Cane dengan topping lainnya seperti Keju dan Duren kita hanya perlu merogoh kocek 30 ribu sampai dengan 40 ribu rupiah.

Saking terkenalnya Martabak Kubang maka banyak pula tokoh yang pernah menikam mati eh menikmati kelezatan martabak khas Kubang, seperti Agung Laksono, Akbar Tanjung. Bahkan presiden SBY dan mantan presiden BJ Habibie pun pernah mengunjungi resto legendaris ini.

Berapa besar sih omzet per hari dari resto Martabak Kubang ini? Sebagai gambaran betapa lakunya makanan ini di kalangan masyarakat kota Jakarta, catat saja omzet seharinya yang mencapai Rp 10 juta per hari untuk cabang Resto Martabak Kubang Tebet dan Rp 7 juta per hari untuk cabang Kalimalang.

Buat pemesanan Martabak Kubang melalui sistem Antar Pesan (Delivery) Anda bisa menghubungi telepon (021) 861.0306 atau 861.1861. Minimal pengiriman? minimal Rp 75.000 jauh 100.000,- se Jabodetabek.

Buat Anda yang hendak berkunjung, waktu bukanya adalah 7 hari kerja mulsi dari jam kerja 11.00 s/d 10.00 malam. Sedangkan kapasitas kursi sedikitnya ada 200-an kursi. Tapi untuk pemesanan tempat minimal 200 porsi datang ke lokasi (biasanya 500 porsi). Biasanya pemesanan (resrasi) untuk acara open house, pernikahan, acara buka puasa bersama, ulang tahun, acara keluarga seperti arisan, kantoran (presentasi MLM) dan lain-lain.

Sedangkan minuman istimewa yang disajikan di Resto Martabak Kubang adalah Es Tebak yang mempunyai aneka rasa seperti cengkeh, jahe serta cendolnya yang berwarna putih. Termasuk di dalamnya ada Es Campur khas ala Martabak Kubang yang terdiri dari kolangkaling, cincau, cendol tepung beras, roti, tape plus alpukat, nangka. Hmmm gimana ngebayanginnya ? Enak kan?

Wajar saja baik minuman maupun makanan kadang sengaja dibawa take away pelanggannya ke luar negeri seperti Australi, Inggris, China, dan juga Malaysia. Karena para pelanggan yang biasanya menggunakan pesawat terbang bisa menyimpan martabak Kubang hingga 2 hari awet tanpa berubah rasa dan tidak basi (apalagi busuk).

Lalu apa yang gratis di Resto Martabak Kubang? Kayaknya pelanggan perlu tahu bahwa teh tawarnya free, sewa tempat free, listrik free, (minimal 50 orang bebas pilih menu alacarte non prasmanan), sound system free, kecuali OHP maupun Infocus di samping fasilitas mushola bila ada yang ingin sholat pada waktunya. Yang jelas jangan berharap bisa mendapatkan tempat kosong di hari Sabtu atau Minggu terutama saat liburan.

Sajian baku yang dijajakan adalah Martabak , Es Tebak, Soto Padang dan Sate Padang dan Roti cane. Anda akan dilayani oleh kru Resto Martabak Kubang yang sedikit ada 17 orang (dari 90 orang di semua cabang) kasir 2 orang. Tak usah kuatir tentang pelayanan karena semua karyawan all round bisa jadi koki sekaligus waiter, cuci piring.

Sidik Rizal - kelanakuliner.co.cc

Rabu, 13 Januari 2010

Martabak Bapak Nunu Kotabaru Kelurahan Kalibaru Bekasi

Martabak Murah Meriah Lezat
dengan Sentuhan Keikhlasan Seorang Hamba Tuhan


Bekasi, kelanakulner.com
Bersamaan waktunya saat mewawancarai lanjutan tulisan tentang Nasi Goreng pak Heri, maka saya ambil kesempatan mewawancarai pula Martabak Bangka bapak Nunu yang tepat berada di depan nasi Goreng Pak heri. Biarlah sekali kunjungan dua narasumber dan bahan tulisan terlampaui. Hehehe, kembali ke masalah kejar tayang neh Om dan Tante!


Pedagang Martabak yang bernama asli pak Ahmad namun erap dipanggil Bapak Nunu ini sudah lebih dari belasan tahun berdagang di bilangan Kotabaru, Kalibaru Bekasi, bahkan ia mengatakan ia mulai berdagang semenjak masih bujangan dan pertama kali merantau ke Bekasi. Wah ini barunya pengelana sejati... meninggalkan kampung dan kini ia mandiri berdagang martabak, ternyata produknya dinikmati oleh banyak orang dan mereka sangat menyukainya.


Anda ingin mencobanya? Tapi apa istimewanya seh martabak pak Nunu ini? Yang jelas keistimewaanya pertama adalah Halal... (yah jelas aja yang bikin namanya aja udah bapak Ahmad... bener kan?) Terus yang kedua, rasanya ... yah nggak kalah lah sama martabak sekelas Martabak waralaba kayak Martabak Alim, bahkan jauh lebih enak dan gurih nya lebih terasa, termasuk telurnya lebih terasa untuk ukuran martabak manis... sedangkan martabak telornya... Wow liha t aja sendiri saat dia sedang memasaknya. Kelihatan banget kalo martabaknya begitu menggiurkan dan jangan kaget kalo lo pada langsung ngiler... sumpeh deh lu....


Belum lagi harganya yang super RAMAH sangat... gimana gue gak sebut ramah eh murah... untuk setangkup martabak manis lu bisa bandingin harganya jauh lebih murah daripada harga sebuah komputer.. HAH? Lah iya dong!? Pasti lebih murah.... maksud gue kalo dibandingkan dengan harga martabak sejenis di wilayah se kota Bekasi, ternyata martabak Bapak Nunu ini masih lumayan lebih murah... lihat aja daftar harganya untuk martabak manis dan martabak telornya.


Perlu dicatat ya... untuk martabak telornya yang dipake adalah telor bebek bukan telor PUYUH seperti yang dipake oleh martabak dengan merk UNYIL.... Yang gue tahu itu seh pelecehan buat tokoh film bonek anak-anak si Unyil.... mentang-mentang kecil, terus martabak unyilnya dibikin dengan telor puyuh... dasar pengusaha martabak MERKI dan MARUK... jauh banget sama tukang martabak bapak Nunu ini... bukan saja dia setia melayani pelanggan, tapi dia rela memberikan yang terbaik dengan harga yang tidak terlalu tinggi buat para pelanggannya... Ini bener lo, gue nggak fitness fitnah ataupun ghibah. Sekadar menginPormasikan Pakta yang Fenting dan aFa adanya di luar sana... hehehe (Sunda banget khan?)  


Bila Anda benar-benar ngiler nggak tahan mau menikmati martabak manis sekaligus martabak telurnya yang relatif murah meriah ini, silakan saja berkunjung ke Gerobak martabak Bangka Bapak Nunu di jalan raya Kotabaru menuju ke stasiun Cakung. Insya Allah Anda bisa menemuinya di malam hari, karena biasanya ia buka mulai dari jam 5 sore hingga malam pukul 11.00.

Sidik Rizal - dobeldobel.com

Rabu, 06 Januari 2010

Martabak Bangka Asli Orang Betawi Alexindo Bekasi

Rasanya Khas Bangka Ala Orang Betawi


Bekasi, kelanakuliner.com
Bertemu dengan orang Betawi satu ini terasa unik, kenapa begitu? Karena namanya yang lucu, gak mencerminkan orang Betawi sedikit acan. Haryono namanya, loh kok? Katanya asli orang Betawi mas Har? ternyata ayahnya yang asli orang Betawi itu, lebih percaya istrinya yang orang Jawa, untuk memberi nama kepada anak mereka. Lahirlah orang bertawi yang bernama Haryono. Hehehe unik kan?


Tapi lebih unik lagi dengan martabaknya yang diklaim bermerk asli Bangka!
Tulisan berlanjut

Senin, 19 Oktober 2009

Martabak Bangka FAVORIT Durenjaya Pak UDIN - Asli Gumalar

Jatuh Bangun Demi Menyekolahkan Anak Jadi Sarjana Kini Berbuah Manis
Kemitraan Waralaba Martabak Favorit Bangka klik waralabawaralaba.com


Bekasi, Durenjaya - kelanakuliner.com
Menjaga kualitas dan memperhatikan permintaan pelanggan adalah satu dari sekian kiat wajib yang diterapkan oleh pedagang martabak yang telah lebih dari 13 tahun berdagang dan mempunyai banyak anak didik yang akhirnya menjadi pengusaha serupa yang lumayan sukses. Tak peduli dengan pendapat orang, bahwa usahanya bisa lebih besar lagi bila mau bekerjasama dan membuka waralaba, pak Udin dan istrinya tetap hanya mau membuka satu gerai utamanya di dekat bilangan perumahan Durenjaya. Karena kegigihannya itulah gerai Martabak Favorit Bangkanya terkenal dan punya pelanggan setia sekalipun harga martabaknya terbilang paling mahal di wilayah Bekasi, bahkan Jakarta.

Mulai dari harga Rp.6.000,- hingga kini yang termahal Rp. 60.000,- per buahnya untuk jenis martabak telor berukuran 10 telor bebek itu. Perjalanan hidupnya yang keras dan penuh naik turunnya itulah yang membentuknya untuk tidak menjadi pengusaha yang lemah serta angin-anginan, demikian ungkap pedangan asli Tegal ini kepada kelanakuliner.com Perjuangannya yang keras terlihat dari hasilnya yang semanis dan semantap martabaknya. Dari pertemuan dan menunggunya melayani pelanggan saja, saya sudah tahu bahwa tak ada waktu luang tersisa buat dirinya kecuali melayani pelanggan. Di tempatnya itu, saya hanya bisa berbincang-bincang tak lebih dari 15 menit, selalu saja ada pelanggan yang datang dan memesan 1 atau lebih martabak olahan tangannya. Mungkin inilah yang dimaksud dengan rezeki yang barokah dari Allah tak henti-hentinya buat orang sederhana ini.



Namun bila Anda memang tak peduli dengan harga demi mementingkan kualitas dan rasa, maka pilihannya adalah Martabak Favorit Bangka.

Mulai dari yang biasa martabak manis yang ditaburi, kacang, mesis dan keju ataupun kacang hingga martabak telor yang dibuat sedikitnya 2 telor ini, akan bukan saja membayar sebuah rasa istimewa dari martabak bangka tapi juga sehatnya kandungan martabak Favorit Bangka yang hanya dibuat dengan bahan-bahan pilihan ini. tertarik? Kunjungi gerai Martabak Favorit Bangka di pintu Barat Perumahan Durenjaya, dengan gerainya yang dominan berwarna kuning itu.


Harga paling murah martabak manisnya adalah Rp. 13.000,- sedangkan harga martabak telornya yang paling murah adalah Rp. 15.000,- Bahkan ketika saya datang yang kedua kalinya untuk mengambil fotonya, pak Udin yang berputra dua ini sangat senang menyambut saya, dan dengan senangnya ia menawarkan martabak manisnya yang menggunakan menu adonan tepung paling istimewa dari sebelumnya. "Kalau kemarin, mas Dik merasakan enaknya martabak saya yang setelah didiamkan beberapa jam, semakin terasa enak, maka kini saya akan sajikan khusus buat mas Dik martabak dengan adonan yang lebih mantap, dan belum saya keluarkan sebelumnya", ujarnya berpromosi semanis martabaknya. Bagi saya, pak Udin adalah orang Banyumasan (kelahiran Tegal 45 tahun lalu) adalah orang yang polos dan selalu siap membantu siapa saja.


Coba saja Anda bayangkan, pengusaha macam mana yang mau mengajarkan sedikit rahasia ilmunya kepada anak buahnya yang dapat dipastikan dia akan mengikuti jejaknya. Bagi lelaki berperawakan tegap ini, mengajarkan sebagian ilmu sebenarnya tidaklah gampang. "Kadang sudah kita beritahu takaran dan cara memasaknya, namun karena yang saya ajarkan daya tangkapnya berbeda-beda, maka hasil akhirnya tidaklah sebaik yang diinginkan" ungkapnya meyakinkan.

Bahkan pernah ada seorang keturunan Cina yang belajar ikut membantu membuat martabak dengan saya dan ia rela membayar saya satu juta setengah. Mungkin karena dia cepat tanggap dan pintar, maka kurang dari 3 bulan dia kini sudah mahir dan malah membuka usaha martabak Bangka di Amerika Serikat, tutur mas Udin bangga dengan muridnya yang kiat sukses di luar negeri itu.


Banyak sudah binaanya yang dulu menjadi anak buahnya sekaligus muridnya, dan mereka kini menjadi pedagang martabak yang cukup sukses. Ada yang teristimewa dari seorang binaannya, sewaktu dia telah bisa membuat martabak sendiri, ada sponsor dari tepung terigu, PT Bogasari yang memberikan hadiah sepeda motor, karena mantan anak buahnya itu menang mengolah martabak dengan sajian unik dan khas. Akhirnya sang anak buah itu banyak mendapatkan uang dari sponsor dan kini kian besar. Udinpun mengatakan bahwa dirinya turut bangga dan merasa senang dengan keberhasilan anak didiknya itu, paparnya merendah.

Salah satu putra pak Udin yang bernama Abdul Aziz, kini mempunyai profesi sebagai Konsultan jasmani dan rohani setelah menamatkan studi meraih gelar Sarjana Sosial. Ini semua berkat hasil kerja keras dirinya membesarkan sang anak. Demi anaknya, mas Udin rela tidak bermewah-mewah dengan membeli mobil atau membangun rumah besar di kampungnya, bagi lelaki sederhana ini pendidikan dan masa depan anak jauh lebih penting. Dan kini ia pun memetik hasilnya.


Kembali ke masalah martabak olahan mas Udin yang memang dikenal sangat lezat, nikmat bahkan ketika sudah dingin dan disimpa dalam lemari pendingin. Untuk martabak telornya juga terkenal dengan komposisi bahan seperti daging cincang dan telor bebek serta rempah-rempak yang sangat pas dan enak di lidah siapapun. Wajar saja orang rela membayar berapapun harganya.

Biar nggak penasaran berapa sih harga martabaknya. berikut harganya di samping.
Sidik Rizal

Minggu, 05 Juli 2009

MARTABAK BANGKA YANTO PGC

MARTABAK DUREN Rasanya Paling KEREN
PGC = PULOGEBANG CAKUNG

Bekasi, KelanaKuliner.com (dobeldobel.com)
Mencari Martabak bangka tidaklah sulit di Jakarta maupun Bekasi. Yang sulit adalah mencari jenis martabak yang unik, aneh dan tetap nikmat dan ringan di kantong tentunya.


Lalu apa sih uniknya Martabak bangka Yanto PGC ini dibandingkan dengan martabak yang lain? Baik itu martabak manisnya atau martabak telornya?

Menurut Mas Yanto lelaki berusia 41 tahun ini, dia sudah lebih dari 5 tahun berusaha berdagang martabak, dimulai dari bekerja dengan orang lain yang asli pengusaha martabak Bangka. Menurut pengusaha kuliner yang telah mempunyai 4 cabang di wilayah Bekasi ini, kuncinya adalah di bahan baku martabak dan bumbu olahan. Belajar dari pengalaman selama bekerja dengan bosnya, dia memperhatikan bahwa perbedaan mendasar dari jenis martabak Lebaksiu dan Bangka adalah bumbu daging cincang olahan sapinya, sedangkan martabak telornya menggunakan bumbu rendang daging.

Sehingga memberikan rasa khas martabak Bangka olahannya. Termasuk martabak manis yang bagi Yanto omzetnya sama banyaknya dengan martabak telor, bagi pengusaha yang kini mempunyai 9 karyawan ini, campuran martabak manis justru harus lebih inovatif dan diterima oleh pelanggan. Inovasi yang dilakukannya bukan hanya sekedar jenis produk baru atau rasa baru tapi juga masalah tempat, lokasi, pelayanan dan strategi promosi.

Mengenai masalah kualitas produk dan layanan, itulah sebabnya Yanto melengkapi usahanya dengan mesin pengolah dan perlatan yang jauh lebih modern. Termasuk masalah packaging, ia mencoba berdiskusi dengan seorang pelanggannya yang kemudian menjadi mitra usahanya untuk pengembangan strategi pemasaran. Karena di samping harus selalu meningkatan kapasitas produksi, dalam hal ini penyediaan bahan baku tepung yang berkualitas otomatis Yanto harus menggunakan tepung terigu merk lokal yang terkenal akan kualitasnya, kemudian mesin pengolah adonan yang mampu memenuhi permintaan setiap cabang dengan kecepatan tinggi.

Setidaknya, Yanto membuka rahasianya bahwa setelah mendapatkan lebih dari seribu pelanggan tetap, maka pengusaha martabak harus mempertahankan kualitas dan pelayanan barulah setelah itu meningkatkan jenis-jenis martabak inovasi. Misalnya selain martabak yang pada umumnya sudah dikenal masyarakat pelanggan seperti martabak kacang, coklat, wijen dan susu plus keju, maka berikutnya adalah kombinasi dari kesemua jenis dan ditambah bahan lain seperti pisang, kismis atau bisa juga nangka kemudian jagung.

Yang terakhir inilah yang ternyata menjadi inovasi paling diterima serta disukai para pelanggan dan kini mulai dikenal masyarakat. Dari situlah Yanto mulai mengembangkan ke rasa jenis lain seperti kombinasi pandan, keju dan susu. Kemudian dia beranikan kombinasi campuran strawberry/blueberry dan susu. Termasuk dia coba rasberry dan yang paling mutakhir dan kini bisa anda dapatkan di Martabak Bangka Yanto PGC, campuran isi kacang mede dan susu.

Mau merasakan yang paling akhir? Coba saja Martabak srikaya, keju dan susu serta martabak isi durian, keju dan susu. Wah pokoknya maknyiusssss dan top markotop lah kata Bondan Winarno.
Dan buat anda yang tidak sedang penuh dompetnya, maka bisa mencoba martabak ukuran Unyil dengan harga berkisar antara Rp. 5.000,- s/d Rp. 9.000,- Sedangkan yang berukuran regular harga martabak manis aneka rasa berkisar yang paling murah Rp. 19.000,- hingga yang paling mahal Rp. 30.000,- Dan bila anda menginginkan menggunakan special butter (Mentega khusus import) maka setidaknya Anda merogoh kocek antara Rp. 22.000,- s/d 35.000,-

Namun bila Anda ingin porsi keluarga yang jenisnya tipis kering, cukup anda keluarkan uang berkisar antara Rp. 11.000,- hingga 15.000,- dan bila mau tambahan 1 potong keju cukup anda tambahkan Rp. 7.000,- Sudah apalagi yang anda tunggu, buruan Anda ke Pulogebang Permai, atau jalan Bintara Raya depan Mas Naga atau Taman Modern Land dan yang paling anyar bisa pula Anda temui di jalan Harapan Indah Boulevard untuk mendapatkan sensasi Martabak Bangka yang terkenal lezat dan hanya ada satu tempat di Bekasi yang bisa menyajikan aneka ragam isi dan rasa yang luar biasa seperti itu, ya cuma di Martabak Bangka Yanto PGC.

MENU MARTABAK MANIS

1. Kacang, Coklat, Wijen, Susu
2. Keju, Susu
3. Keju, Kacang, Coklat, Wijen, Susu
4. Pisang, Keju, Susu
5. 1/2 Keju, 1/2 Kacang, Coklat, Wijen, Susu
6. Kismis, Keju, Susu
7. Kismis, Keju, Kacang, Coklat, Wijen, Susu
8. Pisang, Keju, Kacang, Coklat, Wijen, Susu
9. Nangka, Keju, Susu


10. Jagung Keju, Susu
11. Pandan, Keju, Susu
12. Strawberry/Blueberry, Susu
13. Kacang Mede, Susu
14. Rasberry, Susu
15. Srikaya, Keju, Susu
16. Durian, Keju, Susu



MENU MARTABAK TELOR

1. Biasa 2 (dua) telor ............. Rp. 16.000,-
2. Spesial 3 (dua) telor ............. Rp. 18.000,-
3. Istimewa 4 (dua) telor ............. Rp. 20.000,-
4. Super 5 (dua) telor ............. Rp. 23.000,-

MARTABAK MANIS TIPIS KERING

1. Kacang, Coklat, Wijen, Susu
2. Keju, Susu
3. Keju, Kacang, Coklat, Wijen, Susu

Reservasi : (021) 9346.1965
Pulogebang: HP. 0856.9149.2325
Cabang - Taman Modern: HP. 0815.1017.1954
Cabang - Bintara: HP. 0815.1321.1283
Cabang - Boulevard Harapan Indah: HP. (021) 9676.8880
Waralaba Martabak Yanto: waralabawaralaba.com