Cari data di web ini

English French German Spain Italian Dutch Russian Portuguese Japanese Korean Arabic Chinese Simplified twitterfacebookgoogle plusrss feedemail

Iklan Hubungi (021)27101381


Informasi berita tentang wisata kuliner di seluruh Indonesia - Kontak Redaksi: (021)271.01.381 - (021)606.36235, Hotline: 08787.882.1248 - 081.385.386.583

Tampilkan postingan dengan label Soto Padang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Soto Padang. Tampilkan semua postingan

Kamis, 24 Juni 2010

Bofet Martabak Kubang - Pondok Kelapa

Pernah Mencoba Soto Belut Pertama di Indonesia?

Pondok Kelapa - www.profilusaha.blogspot.com
Menjelajahi dunia kuliner kayaknya nggak ada yang paling istimewa kecuali mendapatkan satu menu baru yang bukan saja bikin kita penasaran, tapi juga berpetualang dengan lidah menikmati makanan yang nggak pernah kita bayangkan sebelumnya namun masih masuk dibolehkan (halal lah buat yang muslim) serta menyehatkan.
Buat kelanakuliner sendiri menjadi kebanggaan yang gimana gettoh! Bila berhasil menemukan makanan unik dan ternyata jadi sajian unggulan pada sebuah resto ternama. Apalagi resto ini adalah rumah makan yang lumayan besar serta sudah berusia puluhan tahun. Satu grup dengan Martabak Kubang yang melegenda bukan saja di kawasan Jakarta saja tapi juga di Sumatera Barat sana. Namun apakah ini sama antara Bofet Martabak Kubang dengan Resto Matabak Kubang?

Salah satu temuan baru kelanakuliner adalah Soto Belut di sebuah rumah makan yang sudah lama jadi legenda makanan populer martabak. Terus rasanya kayak apa seh Soto Belut ini? langsung aja yuk! Seporsi Soto Belut yang cuma dibandrol Rp 10.000,- ini sebenarnya adalah Soto Padang yang sudah terkenal namun ada tambahan daging belut gorengnya yang crispy (garing banget coy!) dan sedikit tunjang (daging sapi dengan tulangnya yang dicincang kasar). Kalau mau coba daging dendeng sapi juga ada. Lalu bagaimana dengan rasanya?

Wah masalah rasanya, kayaknya Soto Belut nggak kalah dengan aneka jenis soto lainnya. Kelezatan kuah soto ditambah garingnya daging belut goreng membuat sensasi baru dalam menikmati makanan kuah populer orang Indonesia ini. Lalu apakah campuran goreng belutnya ini juga bakalan populer seperti halnya merk Martabak Kubang itu sendiri?

Martabak Kubang yang berdiri sejak tahun 1970-an ini dimulai dari dua kakak beradik H. Yudi Darwis dan H. Azwir Darwis. Beberapa tahun kemudian, Hayuda (H. Yudi Darwis) berhasil dengan Resto Martabak Kubangnya. Kini RM MARTABAK KUBANG telah memiliki 4 cabang besar. Sedangkan adiknya H. Azwir Darwis yang membangun BOFET MARTABAK KUBANG sedikitnya kini telah 4 cabang di Sumatera dan terakhir di Pondok Kelapa Jakarta Timur.

Salah seorang menantu H. Azwir Darwis, yang bernama Muhammad Syukri atau kerap dipanggil Da Eri mencoba membuat menu sajian unik yang didapatnya saat Bofet Martabak Kubang buka kerjasama dengan pengusaha di daerah Bangka. Sajian unik inilah yang jadi menu baru dari aneka soto yang disajikan di Bofet Martabak Kubang Pondok Kelapa.

Kalau Soto Belut sudah menyita selera lidah saya di resto yang punya martabak telor isi daging rendang cincang. Pernah mencoba Martabak Kubang kan? Jadi nggak perlu digambarkan lagi deh betapa enaknya sajian di resto ini. Weit... tapi jangan salah Cuy...! Soto Belut cuma ada di Bofet Martabak Kubang, termasuk Nasi Goreng Nanas. Nah tambah seru lagi kan? Macam apa pula Nasi Goreng Nanasnya itu? (Ah tentang nasi goreng nanas ini kita bahas nanti saja ya!) "Di samping Martabak Kubang sebagai menu utama kami, Soto Belut kami coba sebagai sajian unik pertama yang bisa jadi pilihan," papar Da Eri kepada kelanakuliner.

Kalau Anda ingin mencoba sajian soto yang lain daripada yang lain, kayaknya Soto Belut patut untuk dicoba. Nggak usah ragu untuk mencoba... (Ah capek deh ngomongnya, mending cobain sendiri aja deh!)

Sidik Rizal - www.kelanakuliner.co.cc

Minggu, 20 Juni 2010

Sate Padang GOYANG LIDAH Pak Sabir Sentra Bisnis Kota Harapan Indah

Makanan Minuman Khusus PENAMBAH GAIRAH

Sentra Bisnis Kota Harapan Indah - kotabekasihotnews.blogspot.com
Pernah denger gak ada sate padang yang juga menyediakan sate ayam. Apalagi sate ayamnya bumbu kacang. Weitsss jangan salah bumbu kacang yang dimaksud tentunya ala Minang alas ala Padang. Tapi ada menu makanannya yang konon sangat disukai para pengantin baru atau bagi mereka yang butuh "tenaga ekstra" buat pasangan tercintanya. Menu "Hadiah Mama" ini memang sangat diburu para pemburu aphrosidiac lokal.


Gerai Sate Padang milik pak Sabirullah, yang akrab dipanggil pak Sabir ini, ternyata sudah satu tahun buka di area wisata kuliner Kota Harapan Indah yang berada di dalam kawasan Sentra Bisnisnya. Meski satu tahun, kata pemilik gerai yang dulunya adalah pengelola Rumah Makan Padang Sayang Bundo, kini sudah memilik pelanggan khusus. Gerai Sate Padang Goyang Lidah yang lokasinya di area Pintu Utara ini tepat berada di depan Istana Bola atau Bola Air (Arena bermain anak-anak Sentra Bisnis).

"Biasanya saat kami buka antara jam 4 sore sampe jam 7 malam, pelanggan kami adalah para keluarga," ungkap pak Sabir, "Antara jam 7.00 malam sampai jam 10.00 malam paling banyak justru para remaja atau ABG," bebernya lagi. Barulah setelah jam 1.00 dini hari hingga jam 3.00 pagi biasanya pelanggannya adalah orang dewasa yang berpasangan. "Biasanya mereka sedang kencan dan mencari makanan di area sini," jelasnya sambil tertawa.

Untuk pemesanan Anda bisa menghubungi di nomor 0812.9042.574 Pak Sabir juga menyanggupi melayani pesanan buat pesta perkawinan, pesta ulang tahun dan jamuan kantor serta arisan keluarga. Khusus untuk pesanan sate padang di jenis acara tersebut, minimal pemesanan adalah 100 porsi dengan harga seporsi bisa dinegosiasikan.

Yang membuat gerai Sate Padang Goyang Lidah ini beda dengan lain tempat adalah mungkin cuma di Sentra Bisnis saja yang menyediakan tikar lesehan dimana para pengunjung bisa tidur-tiduran sambil bercanda dengan pasangan di bawah langit-langit. (Hehehehe... itu kalo gak lagi hujan Cuy... Suasana pasti sangat romantis...Penasaran kan?)

"Kalau harga biasa dijual di lapak kami, Rp 9.000,- per porsinya," ujar pak Sarbi. Untuk harga sate Padang berdasarkan pemesanan disesuaikan dengan kualitas dan keadaan yang diminta pemesan.

Kelana kuliner mencoba seporsi sate Padang dan Sate Ayam khas ala Minang. Sate Ayam yang bumbunya dibuat sendiri oleh pak Sabir ini bentuknya mirip bumbu sate ayam biasanya yang menggunakan kacang tanah dan gula merah, tentu dengan tambahan sambal cabe rawit. Masalah rasa. "Ok gue ngerasain ternyata emang beda dibandingkan dengan bumbu sambal sate Ayam lainnya. Pokoknya lezat dan beda deh!" papar seorang pelanggan kepada kelanakuliner. Hal ini bikin penasaran saja.

Menu unggulan yang ada di Sate Padang Goyang Lidah ini adalah:
- Sate Padang (daging sapi)
- Sate Lidah
- Sate Jantung
- Sate Usus
- Sate Babat
- Sate Gajeboh
- Sate Ayam

Dan sajian Soto Padang dengan pilihan
- Soto Paru
- Sato Babat
- Soto Gajeboh
- Soto Ayam

Untuk Sop Padangnya ada  beberapa pilihan seperti:
- Sop Iga Sapi
- Sop Babat Sapi
- Sop Gajeboh

Konon Soto atau Gulai Gajeboh yang terbuat dari daging dan lemak di sekitar dada sapi ini sangat populer di Padang yang bisa memberikan panas dan konon juga bagus buat pengantin baru (Hahhh?) Wah cepetan kejar neh menu yang bisa bikin libido naik... Hehehehe. Apalagi sehabis makan dihajar lagi dengan minuman khas Padang seperti Teh Telor atau Kopi Telor yang dijamin bisa menambah gairah Anda dan kuat tahan lama. Ngomong-ngomong tahan lama apaan neh? Tanya saja sama pak Sabir di Sate Padang Goyang Lidah, atau datang berkunjung dan langsung coba saja efeknya yang instan bisa Anda rasakan setelah satu atau dua jam. Gak percaya?

Menurut pengakuan pak Sabir, dia sendiri akan menyediakan minuman khas Padang seperti Bandrek Susu Telor dan Teh Telor atau Kopi Telor. "Menu minuman ini memang sengaja disajikan untuk tolak angin dan khas Padangnya terasa hangat di dada. Karena bahannya dibuat dari rempah-rempah seperti cengkeh, kayu manis, jahe merah dan lainnya dicampur kemudian direbus dan saat disajikan dicampur dengan telur ayam kampung atau telur bebek." ungkap pak Sabir.

Masalah rasanya "Wah nendang banget.. dan bisa bikin hangat badan dan sangat pas buat minuman malam hari!" ujar seorang pelanggan yang sedang bersama pasangan kencannya berleha-leha di atas tiker lesehan.

Sidik Rizal - kelanakuliner.co.cc